|
Proposal
Kegiatan
LINTAS
WISATA KANO BANDEALIT
I.
Latar Belakang
aman
nasional meru betiri merupakan salah satu dari 30 taman nasional
yang ada di indonesia (PHPA 1998). Kawasan ini mula-mula hanya
merupakan kawasan suaka margasatwa untuk melindungi fauna
yang ada di dalamnya. Sebagaimana diketahui bahwa Taman nasional
memiliki beberapa zonasi yang dapat digunakan sebagai wisata,
yaitu zona pemanfaatan dan zona penyangga. Selanjutnya, kawasan
ini berubah status menjadi taman nasional dengan tujuan agar
kawasan ini terbuka bagi kegiatan penelitian ataupun untuk
kegiatan pariwisata berwawasan lingkungan (eco-tourism).
Meru
Betiri merupakan komplek hutan hujan tropis dengan berbagai
formasi vegetasi, yang membentuk keanekaragaman tipe ekosistem
yang kaya. Fauna yang hidup didalamnya terdapat lebih kurang
62 kelas yang terdiri dari lebih 450 jenis yang sudah teridentifikasi.
Harimau jawa (Panthera tigris sondaica) adalah jenis yang
terancam punah dan Meru Betiri merupakan habitat terakhir
dari satwa tersebut, banteng (Bos javanicus), rusa (cervus
timorensis), penyu laut merupakan fauna yang terdapat di TN.
Meru Betiri dan dilindungi.
Jenis
flora endemik antara lain bunga raflesia (Raflesia zollingerania)
dan Balonophora fungosa. Hal lain flora yang menarik di Meru
Betiri ialah, bahwa hutan Meru Betiri memiliki lebih dari
340 jenis tumbuhan obat.
Potensi
wisata yang ada ialah pemandangan alam pantai, meliputi penyu
laut bertelut di Pantai Sukamade dan tracking. Sarana wisata
telah dikembangkan dengan adanya pondok wisata dan mess perkebunan.
Bandealit,
dalam wilayah Kabupaten Tk. II Jember, merupakan salah satu
kawasan enclave yang pemanfaatannya selama ini dijadikan sebagai
perkebunan dan juga sangat mendukung untuk pengembangan pariwisata
yang berbasis lingkungan, dimana keadaan topografi serta bentang
alam dengan vegetasi hujan tropis, tanaman perkebunan (Kopi,
karet dan tanaman buah-buahan) hingga vegetasi pantai sangat
mendukung untuk kegiatan wisata alam.
Selama
ini olah raga alam bebas kurang menjadi perhatian masyarakat
secara luas, meskipun di kalangan penikmat olah raga alam
bebas (Outdoor sport) menjadi kebanggaan tersendiri bila melakukan
salah satu kegiatan tersebut.
Seiring
dengan perkembangan jaman olah raga alam bebas mempunyai bentuk
yang bermacam-macam dan perkembangannyapun semakin pesat.
Sehingga olah raga ini menjadi polemik diantara penikmat olah
raga ini antara lain keterbatasan alam yang sering menjadi
faktor penghambat dalam kegiatan ini, akibat perlakuan manusia
yang menjadi subyek dalam perubahan daya dukung lingkungan
dalam mendukung kegiatan manusia di alam bebas. Sering kali
terjadi pertentangan antara misi lingkungan yang diemban dengan
kenikmatan tersendiri bagi penikmat olah raga alam bebas ini
dalam berkegiatan di alam bebas.
Melihat
kondisi diatas maka KEPEL yang dalam salah satu programnya
adalah pengembangan Ekowisata bekerja sama dengan Kantor Taman
Nasional Meru Betiri mengadakan lintas Wisata Kano di Bandealit
di dalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri.
II.
Maksud dan Tujuan Kegiatan:
- Menciptakan
even lomba olah raga alam bebas dipadukan dengan program
usaha pengembangan wisata berbasis lingkungan di kawasan
Taman Nasional Meru Betiri
- Memasyarakatkan
nilai penting konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya
- Mengenalkan
potensi kawasan TNMB
- Meningkatkan
minat olah raga alam bebas, terutama olah raga kano kepada
pelajar dan masyarakat secara umum
III.
Nama Kegiatan
Lomba
kano "LINTAS WISATA KANO BANDEALIT"
IV.
Waktu dan lokasi
Waktu
: 11-12 Juli
Lokasi
: Bandealit (encalave TN. Meru Betiri)
V.
Sasaran/Peserta:
Peserta
diharapakan dari kalangan Pelajar, Mahasiswa dan Umum.
VI.
Kepanitiaan/Organizing Comitee
Penanggung
Jawab : Ketua Yayasan KEPEL dan Ketua Kepala TNMB
Koordinator
Pelaksana : M. A. K. Wibowo
Staf
Pelaksana :
- Basuki
Lestariadi
- Y.
Jack Mahendra
- Sudibyo
VII.
Penutup
Dengan
terwujudnya Lomba Lintas Wisata Kano Bandealit, panitia
pelaksana mempunyai beberapa keterbatasan, sehingga demi
kelancaran pelaksanaannya diperlukan adanya bentuk-bentuk
koordinasi yang saling mendukung, sehingga diharapkan
pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan sebagaimana maksud
dan tujuan bersama.
Akhir
kata dengan segala rendah hati panitia Lomba Lintas Wisata
Kano Bandealit mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya
atas perhatian dan partisipasinya
|